Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Parameter-Parameter Konfigurasi Perangkat Wireless - Bagian Pertama



Dalam membangun jaringan yang menggunakan media Wireless tentunya Anda harus memiliki pengetahuan dasar mengenai parameter-paramter yang harus di konfigurasi pada perangkat Wireless yang telah Anda siapkan. Nah, untuk itu pada tulisan kali ini penulis mencoba memberikan sedikit penjelasan mengenai parameter-parameter yang ada pada sebuah perangkat Wireless, yaitu pada perangkat Mikrotik Router. Namun pada dasarnya, walaupun menggunakan perangkat selain Mikrotik, misalkan D-Link, TP-Link Linksys parameter-parameter pada semua perangkat tersebut bisa dibilang sama.

Mode

Pada mikrotik router wireless, terdapat sebuah parameter yang bernama Mode. Parameter ini berfungsi untuk menentukan sebuah perangkat wireless akan berperan sebagai Access Point, Station, Wireless Bridge, atau sebuah Repeater dan masih banyak mode lainnya yang dimiliki oleh mikrotik router wireless. Perhatikan gambar dibawah ini.
 
Mode Wireless Router Mikrotik
Wireless Mode Mikrotik
Berikut ini penulis mencoba menjelaskan fungsi beberapa mode-mode wireless yang dimiliki oleh Router Mikrotik.
·         Alignment Only
Mode ini bisa dimanfaatkan saat melakukan pointing perangkat wireless mikrotik Anda. Yang mana saat melakukan pointing mikrotik router wireless anda akan menghasilkan bunyi beep jika sudah mendapatkan signal yang baik.
·         ap Bridge
Jika Anda ingin membangun jaringan Wireless seperti Hotspot maka mode ini bisa Anda gunakan. Jika  wireless router mikrotik Anda menggunakan mode ini maka wireless router mikrotik berfungsi sebagai Access Point yang akan memancarkan signal untuk klient-klient jaringan Anda.
·         Bridge
Mode ini digunakan jika Anda ingin membuat koneksi Point to Point (PtP), yang mana sasuai namanya saat menggunakan mode Point to Point ini perangkat wireless router mikrotik hanya bisa melayani 1 koneksi klient saja. Berbeda dengan mode ap Bridge yang bisa melayani banyak klient (Point to Multi Point).
·         Station
Sesuai namanya, mode ini akan menyebabkan perangkat wireless router mikrotik hanya sebagai penerima/klient pada jaringan yang menggunakan topologi PtP ataupun PTMP. Namun mode ini hanya bisa diterapkan pada jaringan yang bersifat routing berbeda dengan mode Bridge & ap Bridge yang bisa diterapkan pada jaringan yang bersifat routing maupun bridging.  
Untuk melihat fungsi lengkap dari mode-mode wireless router mikrotik, Anda bisa akses langsung ke situs mikrotik Indonesia di link ini.

Band

Perangkat-perangkat pada jaringan (dalam hal ini jaringan Wireless) harus memeiliki sebuah standarisasi. Yang mana dengan adanya standarisasi ini, semua perangkat-perangkat pada jaringan dapat berkomunikasi dengan baik antara satu perangkat ke perangkat lainnya. Standarisasi tersebut harus berisikan data-data penting seperti pada Frekuenisi berapa perangkat wireless akan bekerja, berapa kecepatan data, dan lain sebagainya.
Ada sebuah organisasi yang bertanggung jawab untuk masalah standarisasi perangkat ini yaitu Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE). Untuk perangkat wireless standarisasi nya adalah IEEE 802.11, dengan rincian 802.11a, 802.11b, 802.11g, 802.11n, 802.11ac dan 802.11ad. Perhatikan tabel dibawah ini untuk melihat detail dari standarisasi 802.11 tersebut.
Standar
Frekuensi Band
Bandwidth
Kecepatan Data Maksimal
802.11a
5 GHz
20 MHz

802.11b
2.4 GHz
20 MHz
11 Mbps
802.11g
2.4 GHz
20 MHz
54 Mbps
802.11n
2.4 GHz / 5 GHz
20 MHz, 40 MHz
600 Mbps
802.11ac
5 GHz
20, 40,80, 80+80, 160 MHz
6.93 Gbps
902.11ad
60 GHz
2.16 GHz
6.76 Gbps

Setelah mengetahui sekilas mengenai standarisasi, sekarang kita kembali ke pokok pembahasan yaitu parameter band pada wireless router mikrotik, perhatikan gambar dibawah ini.
Pengaturan Band Router Mikrotik
Wireless Band Mikrotik

Berdasarkan pada gambar diatas, Anda akan melihat standarisasi apa saja yang router mikrotik  bisa gunakan, yaitu :
·         2GHz-B/G
·         2GHz-B
·         2GHz-only-G
·         2GHz-B/G
·         2GHz-only-N
·         2GHz-B/G/N
Seperti pada list diatas, router mikrotik sudah mendukung untuk menjalankan WLAN dengan standar 802.11b saja, 802.11 saja, atau gabungan dari 802.11b/g/n. Perlu diketahui, dalam pemilihan standarisasi haruslah cermat, dimana jika router mikrotik disetting menggunakn standart 2GHz-only-N maka perangkat-perangkat wireless dengan standarisasi N saja yang bisa terhubung ke router mikrotik Anda. Jadi, jika perangkat-perangkat wireless klien ada yang menggunakan standarisasi b,g, dan n maka pilihan band yang tepat  untuk router mikrotik adalah 2GHz-B/G/N.
Adapun untuk mengetahui perangkat wireless klient menggunakan standarisasi apa, biasanya tertera pada spesifikasi perangkat saat melakukan pembelian perangkat tersebut, seperti Smart Phone misalkan, keterangan standarisasi wireless nya terletak pada box smart phone-nya. Standarisasi wireless yang digunakan oleh suatu perangkat juga bisa dilihat melalui system. Seperti laptop saya, menggunakan standarisasi 802.11b/g/n, cara melihatnya ialah melalui Control Panel > Network and Internet > Network Connections seperti tampak pada gambar dibawah ini.
 
Melihat Standarisasi WiFi pada Laptop
Standarisasi Inteface Wireless Laptop
 Semoga apa yang tertuang pada tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Tunggu kelanjutan tulisan saya berikutnya, karna masih ada lagi parameter-parameter lain yang perlu di konfigurasi. إنشاء الله




1 comment for "Parameter-Parameter Konfigurasi Perangkat Wireless - Bagian Pertama"

  1. I like to recommend exclusively fine plus efficient information and facts, hence notice it: wireless router for multiple devices

    ReplyDelete