Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Maksimalkan Google Drive - Bagian 2


Pada pembahasan sebelumnya, kita sudah pernah membahas mengenai apa itu Google Drive, apa fungsinya serta bagaimana cara menjalankannya. Sedikit mengulang kembali untuk cara menjalankan Google Drive ini yaitu, dapat dilakukan dengan :
a.      Web Browser
b.      Program Desktop
c.       Android
Nah, kali kita akan ulas bagaimana cara menjalankan Google Drive melalui Program Desktop yang diinstall pada Laptop ataupun pada Komputer. Sebenarnya menjalankan Google Drive melalui web browser ataupun melalui program desktop tidak memiliki perbedaan dari segi fungsinya, yang berbeda hanyalah cara menjalankan programnya saja. Jika menggunakan web browser, kita harus mengakses situs Google Drive melalui program web browser seperti google chrome, Mozila Firefox, Safari, dan sejenisnya. Sedangkan jika kita menjalankan Google Drive melalui program desktop, yang harus kita lakukan ialah men-download terlebih dahulu program Google Drive-nya dan kita install pada perangkat Laptop ataupun Komputer yang kita inginkan.
Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas satu-persatu cara menjalankan Google Drive melalui program desktop.
A.    Proses Instalasi
1.  Download terlebih dahulu program Google Drive nya melalui situs resmi Google Drive, yaitu drive.google.com. 
     





     Setelah selesai di-download, jalankan program tersebut sehingga proses install Google Drive nya akan berjalan seperti pada gambar dibawah ini.
d

2.    Jika sudah selesai terinstall, maka akan ditampilkan menu seperti tampak pada gambar dibawah ini. Klik saja next.

3.      Nah, sekarang kita diminta untuk memasukkan user dan password account Gmail kita.




4.   Jika sudah memasukkan user dan password, klik saja next hingga muncul tampilan seperti tampak pada gambar dibawah ini. Klik saja Done, sampai disini program install Google Drive nya sudah beres.


5.  Setelah selesai, icon Google Drive akan terlihat pada task bar sebelah kanan, dan pada desktop windows akan ditampilkan shortcut Google Drive.





Seperti gambar diatas, kita bisa perhatikan terdapat proses sinkronisasi data Google Drive pada Google Drive server dengan Google Drive pada PC/Laptop tempak kita memasang program Google Drive.

B.     Pengaturan Bandwidth Sinkronisasi data
Selama proses sinkronisasi data antara Google Drive server dengan Google Drive pada PC, tentunya akan berpengaruh pada bandwidth internet yang kita gunakan. Selama proses sinkronisasi, internet kita akan menjadi lebih lamban dari biasanya, ya walaupun kita tidak melakukan streaming ataupun download. Nah, pada Google Drive yang terinstall pada komputer kita, kita bisa mengatur bandwidth maksimal berapa yang dapat Google Drive gunakan selama proses sinkronisasi datanya. Berikut langkah-langkahnya.

1.  Buka Google Drive melalui task bar dan klik setting (tanda titik-titik) kemudian klik preferences seperti tampak pada gambar dibawah ini.



2.     Pada menu preferences, klik Advance sehingga akan ditampilkan beberapa menu seperti tampak pada gambar dibawah ini.




-    Proxy setting, menu ini digunakan untuk pengaturan apabila kita menggunakan proxy server. Jika tidak mau repot-repot tetapkan saja pada settingan default nya, yaitu Auto-detect.
-      Bandwidth Setting, nah menu inilah yang akan kita utak-atik untuk membatasi bandwidth internet Google Drive kita. Ada dua pilihan pada menu ini yaitu Download Rate yang merupakan kecepatan download dan Upload Rate yang merupakan kecepatan upload. Berdasarkan menu yang disediakan, hanya ada 4 kemungkinan pengaturan untuk badwidth ini, yaitu jangan batasi download dan uploadnya, batasi download dan uploadnya, batasi download saja, dan batasi upload saja. Adapun satuan dari kecepatan Upload maupun Downloadnya ialah KB/Second (Kilo Byte per Second). Untuk sedikit informasi tambahan, 1 MB = 1024 Kb, misalkan contoh kecepatan internet kita hanya 1 MBps, kita bisa atur upload dan download Google Drive hanya ¼ dari kecepatan internet yang kita miliki, maka besar limit upload dan downloadnya ialah 1024/4 = 256 Kbps. Jadi, saat ada proses sinkron data baik upload maupun download dari Google Drive nya, bandwidth yang akan digunakan untuk proses sinkronisasi data tersebut tidak akan melebihi 256 KBps, sehingga kita masih memiliki 768 Kbps untuk berinternet ria.
-       System setting, pada menu ini terdapat 3 pilihan dengan penjelasan sebagai berikut :
Pilihan pertama merupakan pengaturan untuk menjalankan Google Drive secara otomatis saat komputer kita dihidupkan, jika tidak di centang, maka Google Drive tidak akan berjalan otomatis saat kita menghidupkan komputer seingga kita harus menjalankan program Google Drive secara manual. Pilihan kedua merupakan pengaturan untuk menampilkan proses sinkronisasi file-file Google Drive. Sedankan pilihan ketiga merupakan pengaturan untuk menampilkan konfirmasi saat kita melakukan penghapusan file ataupun folder pada Google Drive.

C.    Penggantian Lokasi Penyimpanan File
Secara default, lokasi penyimpanan file Google Drive berada pada drive C pada windows. Namun kita bisa menentukan sendiri lokasi peyimpanan file tersebut, misalkan ke Drive/Partisi yang lain pada komputer kita. Ikuti langkah-langkah dibawah ini.
1.   Untuk mengganti lokasi folder Google Drive, kita harus disconnect account Gmail yang kita pasang pada Google Drive. Caranya ialah buka pengaturan pada google drive, kemudian klik menu preferences dan pilih Account.



2.     Pilih Disconnect account
3.    Jalankan kembali program Google Drive dari awal hingga sampai tahap pada menu dibawah ini pilih menu dan pilih Sync Option.



Sekarang klik tombol Change dan tentukan lokasi penyimpanan yang diinginkan kemudian pilih tombol Start Sync.




4.      Langkah selanjutnya ialah sama seperti proses install Google Drive yang telah dijelaskan diatas.

D.    Pengaturan Folder
Jika ada beberapa folder yang kita sudah tidak inginkan tersinkron dengan Google Drive server, maka kita bisa lakukan pengaturan pada menu Sync Option
1.      Buka pengaturan Google Drive dan klik tab menu Sync Option seperti tampak pada gambar dibawah ini



Seperti tampak pada gambar diatas, terdapat dua pilihan yaitu Sync everything in My Drive, jika kita memilih pengaturan ini maka semua file dan folder yang ada didalam Google Drive akan tersinkronisasi. Sedangkan pilihan Sync only these folder maka kita bisa menentukan sendiri folder-folder mana yang ingin kita share. Perlu diperhatikan, jika kita memutuskan untuk meng-un share sebuah folder maka folder tersebut secara otomatis akan terhapus dari Google Drive local yang ada di PC kita, namun folder tersebut masih ada pada Google Drive server.
Untuk pengaturan pengaturan yang lain, kalian bisa coba sendiri ya….Sampai disini yang bisa saya sampaikan….

Terimakasih sudah berkunjung, Semoga bermanfaat… ☺

Post a Comment for "Maksimalkan Google Drive - Bagian 2"